24
Des
07

Naik Parahyangan Lagi

Sudah sejak berbulan-bulan yang lalu aku tidak merasakan bepergian dengan sarana transportasi kereta api. Padahal, kereta api adalah moda transportasi favoritku. Tapi karena penyakit lama sang kereta -terlambat melulu- sering kambuh, aku jadi malas menggunakannya kalau sedang diburu waktu.

Kemarin, Minggu 23 Desember 2007, aku berkesempatan ke Jakarta naik kereta Parahyangan bersama istri dan Ozza. Kami menunggu kereta parahyangan di stasiun Cimahi, karena Parahyangan dengan jadwal keberangkatan pukul 13.00 dari Bandung mampir dahulu di stasiun Cimahi. Pukul 13.12 sesuai dengan jadwal yang tertera di dekat ruang PPKA, rangkaian Parahyangan tiba dengan dihela lokomotif CC204-02. Kereta Eksekutif 1 ada dibagian paling belakang, tapi karena petugas menempatkan tangga di pintu Bisnis 1 maka kami terpaksa berjalan melewati kereta makan dan eksekutif dua terlebih dahulu sebelum mencapai Eksekutif 1.

Memang mengasyikan kalau bepergian dengan menggunakan kereta api tanpa diburu-buru waktu. Terlebih lagi saat itu cuaca tidak terlalu mendung juga tidak terlalu terik, sehingga bentangan sawah dan bukit serta gunung dapat dilihat dengan jelas. Ozza pun sepertinya menikmati perjalanan kali ini, beberapa kali dia terlihat mengobrol dengan ‘teman setianya’ sebuah boneka sapi pemberian sepupuku🙂

Setelah melewati terowongan sasaksaat, akhirnya perjalanan mulus sang CC204-02 harus terhenti karena akan bersilangan dengan Parahyangan yang akan menuju ke Bandung di stasiun Maswati. Andaikan jalur Cikampek – Bandung sudah full Double Track tentu kejadian ini tidak akan terjadi.

Beberapa saat setelah bersilangan itu kantuk segera datang, tidak terasa ketika mata terbuka kembali, Parahyangan sudah sampai di Cibungur. Singkat cerita, parahyangan sudah tiba di Jatinegara pukul 15.34, berarti untuk on-time sampai di Gambir tinggal tersisa 20 menit lagi. (di tiket tertera jadwal kedatangan di Gambir adalah 15.54)

Ternyata sampai di Gambir melebihi waktu normal, di jam yang tergantung di peron 3 menunjukkan pukul 14.03, berarti terlambat 9 menit. Masih terhitung lumayan terlambat segitu, aku pernah mengalami terlambat sampai 4 jam lho.

Eh, tapi tunggu dulu, apa benar sekarang kinerja PT KA (Persero) sudah mulai membaik dengan lancarnya jadwal kedatangan kereta di stasiun tujuan ? Coba deh ingat-ingat, bagi pengguna Parahyangan sekitar pertengahan 1990-an, saat itu jadwal Parahyangan Gambir – Bandung atau sebaliknya diplot hanya sekitar 2.5 jam saja. Mungkin karena untuk sugesti para penumpangnya saja sehingga jadwalnya di’molor’kan, jadi kalau terlambat tidak begitu kelihatan😀 Mudah-mudahan analisa aku ini salah, PT KA (Persero) pasti punya alasan yang ilmiah untuk pemasangan jadwal baru ini. Tapi dengan jadwal yang dimolorkan ini, kereta api masih sering terlambat juga ya keterlaluan dong namanya.

Ok deh, semoga PT KA (Persero) sukses dimasa mendatang, keretanya jangan terlambat terus. Jangan toleransi yang dinyanyikan bung Iwan Fals -terlambat dua jam sudah biasa- dijadikan acuan tetap ya.

Di-Copy Bravo.
Semboyan 35.


0 Responses to “Naik Parahyangan Lagi”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kategori

Pengunjung

Blog Stats

  • 396,678 hits

Yang Lagi Baca Cingciripit

website stats

Yahoo! ID : king_mercury95

Kalendar

Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Arsip


%d blogger menyukai ini: