19
Des
07

Selamat Bertanding

https://i0.wp.com/content.answers.com/main/content/wp/en/thumb/1/13/100px-PSSI_Indonesia.gifSore ini, 19 Desember 2007 pukul 17.00 Timnas Indonesia (walaupun pemainnya bukan pemain Timnas sungguhan) dijadwalkan akan menjajal kesebelasan Borussia Dortmund dalam sebuah partai eksebisi di GBK Jakarta.

https://i1.wp.com/championsm.iespana.es/images/Borussia-Dortmund.pngSayang, momen ini harus aku lewatkan tanpa bisa menyaksikan langsung baik di stadion ataupun di layar RCTI, karena harus menunaikan kewajiban sebagai karyawan. Kalau stasiun radio ada yang menyiarkan secara langsung gak ya ? Karena satu-satunya media untuk bisa mengikuti pertandingan secara langsung dari kantor adalah radio.

Dengan kedatangan Borussia Dortmund ke Indonesia berarti sudah dua klub favoritku yang mengunjungi Indonesia. Yang pertama adalah SS Lazio yang bertanding melawan Timnas Indonesia beberapa tahun yang lalu, dimana skornya saat itu adalah 4-2 untuk kemenangan Lazio.

Semoga nanti pertandingannya berjalan dengan sukses. Bagi pemain Indonesia bisa memetik pengalaman berharga dengan bertanding melawan pemain-pemain yang sudah terbiasa berkompetisi di Eropa.

Selamat bertanding, selamat menyaksikan pertandingannya🙂


1 Response to “Selamat Bertanding”


  1. Rabu, 19-Desember-2007 pukul 8:31 pm

    Rabu, 19/12/2007 19:21 WIB
    Dortmund Hanya Menang 1-0 atas Indonesia
    Rossi Finza Noor – detikSport

    Jakarta – Klub Bundesliga Borussia Dortmund hanya menang tipis 1-0 atas timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Gol tunggal itu pun lahir dari titik penalti.

    Adalah Mladen Petric yang menyebabkan tim “Merah Putih” menelan kekalahan. Bintang internasional Kroasia itu menaklukkan kiper Markus Horison lewat eksekusi penaltinya di menit 43.

    Pada pertandingan yang diguyur hujan sejak awal sampai akhir itu, Rabu (19/12/2007) petang WIB, Dortmund menurunkan banyak pemain intinya seperti Sebastian Kehl, Delroy Buckley, Nelson Valdez, Diego Klimowicz, kiper Roman Weidenfeller, dan kapten veteran yang juga mantan bek timnas Jerman, Christian Worns.

    Akan tetapi, di babak pertama tim besutan Thomas Doll itu tampak tidak terlalu ngoyo dalam bermain. Mereka mencoba memainkan permainan efisien, namun tetap dengan mengombinasikan serangan dari sayap maupun lapangan tengah.

    Sementara itu timnas Indonesia — atau lebih tepatnya ‘Liga Indonesia Selection’ — berusaha meladeni lawannya yang punya reputasi tinggi itu dengan melakukan pressing. ketat Dalam menyerang, pelatih Benny Dollo tampak tidak menganjurkan anak-anak buahnya melakukan bola-bola lambung ke kotak penalti, karena dipastikan kalah lantaran tubuh para pemain Dortmund jauh lebih tinggi.

    Serangan Dortmund tampak mengandalkan trio Valdez, Klimowicz, dan Petric. Di menit ketujuh Valdez melakukan tembakan dari sisi kanan kotak penalti, tapi tendangan striker asal Paraguay itu melenceng jauh.

    Hujan yang turun dengan cukup deras agaknya cukup mengganggu permainan karena sedikit menghambat laju bola. Meski demikian pertandingan berjalan cukup “lumayan”, walaupun tidak seru-seru amat. Dortmund bagaimanapun tidak terlalu berbahaya dalam menyerang.

    Momen cukup menegangkan buat fans Indonesia terjadi di menit 38 ketika Dortmund memperoleh hadiah tendangan bebas dari luar kotak penalti. Petric melakukannya dengan baik, tapi tendangan kerasnya dengan kaki kiri menerpa mistar gawang dan bola memantul ke dalam lapangan.

    Semenit kemudian Dortmund mengancam lebih serius. Sentuhan satu-dua Klimowicz dan Valdez membuka ruang di kotak penalti Indonesia. Namun kiper Markus cepat menyergap dan berhasil menggagalkan upaya Klimowicz.

    Tiga menit sebelum turun minum Indonesia dihukum penalti setelah Nova Arianto menjatuhkan Klimowicz di kotak terlarang. Petric, yang menjulang namanya sewaktu mencetak gol penentu kemenangan Kroasia yang menyingkirkan Inggris di babak kualifikasi Euro 2008, dengan mudah mengecoh Markus dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

    Di babak kedua permainan Indonesia lebih berkembang. Firman Utina lebih berani melakukan tusukan dari tengah, dan sesekali mencoba melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Salah satunya dilakukan di menit 53, tapi bola masih bisa diamankan penjaga gawang pengganti Marc Ziegler.

    Sementara itu Dortmund justru bermain lebih “serius”. Mereka tetap berusaha menekan, tapi serangan mereka selalu kandas, baik oleh barisan belakang Indonesia maupun penyelesaian yang tidak sempurna.

    Di menit 56, bekerja sama lagi dengan Valdez, Klimowicz tinggal berhadapan dengan Markus. Namun bola sontekan penyerang asal Argentina itu melambung. Semenit kemudian Markus melakukan penyelamatan terbaiknya. Sambil terbang ia menepis tembakan keras yang dilepaskan Petric dari jarak 23 meter.

    Indonesia sempat mendominasi permainan dan memperoleh dua tendangan. Upaya Bambang Pamungkas melalui tendangan jarak jauhnya belum membuahkan hasil karena dapat dihalau kiper lawan.

    Di masa injury time gawang Indonesia nyaris kebobolan lagi. Namun M. Ridwan menjadi pahlawan dengan menyundul bola yang sudah sampai di bawah garis gawang, hasil sundulan seorang pemain Dortmund. Hingga pertandingan usai skor tetap 1-0 untuk tim juara Eropa 1997 itu.

    (a2s/a2s)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kategori

Pengunjung

Blog Stats

  • 396,678 hits

Yang Lagi Baca Cingciripit

website stats

Yahoo! ID : king_mercury95

Kalendar

Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Arsip


%d blogger menyukai ini: