21
Agu
07

Batu Kerikil di Sekitar Rel Kereta Api

https://i2.wp.com/www.livingbeing.com/images502/traintracks1.jpg“Kenapa di bawah rel kereta api disebar batu kerikil ?”
“Kalau disebar coklat pasti cepat habis, soalnya diambil sama kamu😛 ”
“Kalau ditaburin gula, entar digembrong ku sireum”
“Kalau paké sukro (sunda, suuk dijero / kacang atom) juga keburu habis dimakan sama kamu😀 ”
“Kalau ditaruh batu sebesar truk, keretanya gak bisa lewat dong”
“Kalau ditanamin padi, sawah dong namanya”
“Kalau ditanamin pohon kelapa, keretanya juga gak bisa lewat dong”
“Wah, kalian mah ngasal pisan😛 ”
“Eh kamu juga yang lagi baca jangan cengéngésan aja, tau gak jawaban ilmiahnya ?”

Batu kerikil atau dikenal juga sebagai batu ballast memang sengaja disebar di bawah rel kereta api. Fungsinya adalah sebagai pemberat (Ballast). Dengan adanya lapisan batu kerikil ini rel dapat tetap stabil. Batu ballast ini juga mengimbangi berat dan menyerap getaran kereta api yang lewat. Fungsi lainnya adalah menghindari pengikisan tanah oleh air hujan, memperlancar aliran air hujan dan memperlambat tumbuhnya sabangsaning rerumputan di sekitar rel.

Pada prakteknya, batu ballast ini semakin lama semakin rapat posisinya, berkurang jumlahnya, sehingga perlu dilakukan perawatan. Biasanya PT KA akan menurunkan rangkaian Profile Ballast Regulator untuk merawat rel kereta beserta pendukungnya. Pernah lihat kan rangkaian kereta kuning yang tampilannya mirip congcorang / walang sembah ? Nah itu dia kereta PBR.

 

https://i0.wp.com/www.engineersconstruction.com/images/by_page/equipment/ballast_reg.jpghttps://i0.wp.com/www.embsayboltonabbeyrailway.org.uk/photos/039s.jpghttps://i0.wp.com/www.rcequip.com/images/BROOM%206_0.jpg

 

Kalau pernah menyusuri jalan Slamet Riyadi di kota Solo, pasti pernah lihat rel kereta api di sisi jalan raya yang nyaris semuanya sudah ditutupi oleh aspal, jadi cuma kelihatan dua rel-nya saja. Rel itu masih aktif lho, rel itu masih dilewati setiap hari oleh kereta api feeder dari stasiun Purwosari, Solo ke stasiun Wonogiri pp. Rangkaiannya hanya terdiri dari satu lokomotif dan satu gerbong penumpang.

Jadi kalau sedang berkendara di sana jangan kaget kalau tiba-tiba disamping ada kendaraan besar dengan satu lokomotif dan gerbong penumpang😀 Atau, jika kereta feeder tersebut pulang dari Wonogiri, dia akan berjalan berlawanan arah dengan arus lalu lintas. Tuuuut… tuuuuut !

Slamet Riyadi, SoloSlamet Riyadi, SoloFeeder, Purwosari - WonogiriFeeder, Purwosari - Wonogiri

 

 


13 Responses to “Batu Kerikil di Sekitar Rel Kereta Api”


  1. 1 titok03
    Senin, 29-Oktober-2007 pukul 1:52 pm

    Mmm,
    kayaknya kalo di setiap titik ada perhentian asik deh…..
    jadi bisa kayak bis ada haltenya…..
    heh, anggep aja kayak busway

  2. 2 kupret
    Jumat, 16-November-2007 pukul 10:13 am

    Kalo di kasih batu giok abis diambilin orang dong, kan mahal

  3. 3 Sawunggalih utama
    Selasa, 18-Desember-2007 pukul 7:45 pm

    Gitu aja koq repot…

  4. Rabu, 19-Desember-2007 pukul 12:40 pm

    Kalau Anda mau pergi ke Surabaya dengan melewati Madiun, Anda akan menemui jalur kereta api menuju kilang minyak Pertamina di belakang Pabrik Gula Redjo Agung sepanjang jalan raya menuju Surabaya.

    Oh ya, rel diatas yg dikelilingi hutan itu ada dimana tepatnya? Saya rasa koq1 indah banget utk dikoleksi. Bisa dijelaskan?

    Reply
    Maaf nih Mas Bram, aku tidak begitu memperhatikan jalur itu, soalnya setiap melewati jalur Madiun – Surabaya selalu malam hari dan sudah lama tidak kesana lagi.
    Mungkin Mas bisa tanya2 ke teman-teman di milis keretapi. http://groups.yahoo.com/group/keretapi

  5. Jumat, 28-Desember-2007 pukul 2:08 pm

    Wah keren thu kereta di jalan raya
    klu aq yg jd masisisnya
    kereta aq pacu 80-100 km/jam
    jd pengguna jalan raya pada takuut……
    he2…

  6. Sabtu, 19-Januari-2008 pukul 8:45 pm

    knp kereta apinya kok di pinggir jalan ???

    emang niru kereta apinya luar negeri ta ????

    kereta api kok di tengah2 jalan ce kan banyak orang lewat nanti kalau cak jalal(orang buta ) lewat kan gak bisa lihat nanti bisa mati gimana dong ???

    kenapa juaga kereta api semuanya kok bekas semuanya ce ???

    emangnya indonesia kan banyak utangnya ya………..

  7. Sabtu, 19-Januari-2008 pukul 9:22 pm

    Wah kalau mengenai itu aku gak tau, tapi dugaanku dulunya jalan raya dan rel kereta api berdiri masing-masing, mungkin karena kebutuhan jalan raya yang semakin lama semakin dipadati kendaraan roda empat dan dua, akhirnya rel dikorbankan untuk dwi fungsi mengingat frekuensi perjalanan kereta apinya tidak terlalu padat. Ini hanya dugaanku saja ya.

    Indonesia banyak utangnya, itu sudah jelas terbukti. Tapi kalau semua kereta api-nya (lokomotif dan gerbong) bekas semua itu salah. Silakan main-main ke PT INKA di Madiun, disana sering diproduksi Lokomotif dan gerbong untuk kebutuhan dalam negeri. Memang sih tidak semuanya teknologi dalam negeri. Adapula lokomotif baru yang didatangkan dari luar negeri. Kalau ingin melihat lokomotif-lokomotif gres (baru dan kinclong) silakan main ke stasiun Bandung.

    Mas tau gak kenapa coba lokomotif-lokomotif baru selalu dialokasikan untuk DAOP 2 (Bandung) ?🙂

  8. Jumat, 25-April-2008 pukul 10:47 pm

    ooo jadi tahu nih
    kebetulan akhir2 ini aku sering bertanya2 apa ya fungsi batu kerikil di sekitar rel?
    ukurannya juga tertentu ,tidak terlalu besar dan kecil
    sekarang terjawab sudah
    makasih ya

  9. Selasa, 28-Oktober-2008 pukul 3:24 pm

    Pada prinsipnya rel kereta terbuka menerima sumbangan batu kerikil tiap hari dari anda. Trims.

  10. Rabu, 28-Januari-2009 pukul 2:36 pm

    Kereta feeder jurusan solo wonogiri PP memang asyik kalau kita naiki.Perjalanan yang kalau kita tempuh dengan mobil hanya tidak ada 2 jam untuk sampai wonogiri tetapi menggunakan kereta api feeder jurusan solo wonogiri bisa mencapai 3,5 jam karena jalan kereta api sangat pelan.Tetapi pemandangan yang disuguhkan ketika naik kereta tersebut cukup bagus dan jarang kita temui jika kita nak kereta api lain misal di Jl Slamet Riyadi kereta tersevut melewati tengah kota layaknya sebuah trem di san fransisco.Silahkan saja coba…Tapi anda harus tau jadwal karena 1 hari kereta tersebut hanya berjalan 1 kali saja dari solo ke wonogiri lalu wonogiri ke solo.

  11. 11 arief
    Rabu, 12-Mei-2010 pukul 2:25 pm

    Mas tau gak kenapa coba lokomotif-lokomotif baru selalu dialokasikan untuk DAOP 2 (Bandung) ?

    mau jawab pertanyaan diatas ah….
    JAWABANNYA : disebabkan lagu anak2!!

    dan karena itu pula kenapa dari dulu sampe sekarang PT. KAI tidak pernah meraup keuntungan!! heuheuhue… RUGI terus….

  12. 12 Wawan
    Kamis, 17-Maret-2011 pukul 6:38 pm

    Eta mah hanya google yang tw ma allah swt wkwkwk.

  13. Sabtu, 25-Juni-2011 pukul 12:19 am

    ini toh ternyata alasannya..baru tau saya..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kategori

Pengunjung

Blog Stats

  • 396,745 hits

Yang Lagi Baca Cingciripit

website stats

Yahoo! ID : king_mercury95

Kalendar

Agustus 2007
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Arsip


%d blogger menyukai ini: