10
Apr
08

Ketika Petir Menyambar Tower BTS

[Halo rekan-rekan RISTI Telkom, hari ini (2 Desember 2009) banyak kunjungan dari lokasi Anda :-) ]

Tulisan ini sebenarnya adalah email kiriman dari seorang teman yang bekerja di sebuah operator telepon seluler di Bandung. Beberapa perubahan dan penghilangan pada kata dan kalimat sengaja dilakukan menjaga kerahasiaan operator, lokasi kejadian dan warga penggugat.

http://www.moonraker.com.au/techni/lightning.jpgSekitar bulan lalu, salah satu tower BTS sebuah operator telepon seluler di Bandung terkena sambaran petir. Alarm yang muncul di OMC sudah dapat teratasi dengan correctivenes dari team network. Yang menjadi bulan-bulanan sampai detik ini adalah, adanya masalah community complain, yang mengklaim bahwa petir yang menyambar tower BTS tersebut mengakibatkan beberapa peralatan elektronik milik warga rusak. Setelah melalui pembicaraan yang berkepanjangan dengan warga, akhirnya disepakati, akan diadakan investigasi serius untuk masalah ini. Yang memperkuat klaim ini adalah adanya seorang warga yang menjadi saksi saat itu, melihat petir berturut-turut merambat ke seluruh rumah warga. Sejak saat itu, peralatan elektronik milik warga banyak yang rusak.

Untuk menangani hal ini, sebuah tim dari operator tersebut bekerja untuk menginvestigasi penyebab kerusakan. Anehnya, tempat tinggal warga yang juga site keeper BTS ini, tidak mengalami kerusakan apapun pada peralatan elektroniknya, bahkan, site keeper ini jadi tujuan kemarahan warga saat itu.

Setelah sepakat, warga dan tim dari operator setuju untuk mendatangkan tim teknisi untuk memeriksa peralatan yang rusak. Saat itu juga, warga membuat daftar peralatan siapa saja yang rusak, dan teknisi tersebut memang membenarkan kerusakannya. Namun, sayangnya, teknisi ini tidak dapat memberi kepastian, apakah alat-alat ini rusak karena efek petir atau memang sudah rusak sebelumnya.

Saat dimeetingkan pada hari Selasa, 8 april 2008 yang lalu, kami sangat kaget dengan list yang di serahkan warga. Terdapat 20 orang yang mengklaim peralatan elektroniknya rusak, seperti radio, TV, charger HP, lampu, bahkan hingga dispenser ada pada list tersebut. Sampai, ada klaim dari seorang warga yang kakinya terluka gara-gara petir ini, dan mengklaim sebesar 150ribu untuk perawatannya. Juga sebuah salon yang mengklaim seluruh peralatannya rusak karena petir ini.

Dari pihak operator, sangat mungkin untuk mengganti semua klaim, namun, yang harus divalidkan adalah kebenaran penyebabnya. Sampai hari ini pun solusi masih belum selesai. Operator memutuskan untuk membawa pihak asuransi internal untuk menginvestigasi hal ini bersama-sama dengan perwakilan warga.

Sebenarnya, permasalahan BTS kena petir itu sudah biasa, karena faktor cuaca yang memungkinkan terjadinya banyak petir dan bukankah petir selalu mencari jalan untuk menyentuh permukaan bumi ?. Yang tidak biasanya adalah ketika petir menyambar tower BTS kemudian menyebabkan kerusakan peralatan elektronik di rumah-rumah warga sekitar BTS. Apa ada yang bisa membuat analisa kejadian seperti ini ?

***

Jika gugatan warga ini akhirnya dipenuhi oleh pihak operator, nampaknya warga-warga di atas tadi layak mendapatkan Stella Award, sebuah penghargaan untuk gugatan terkonyol, terutama untuk warga yang menggugat klaim biaya perawatan kakinya :lol: Sayang, Stella Award ini hanya berlaku untuk gugatan hukum di Amerika Serikat saja. Barangkali ada yang ingin membuat list gugatan terkonyol di Indonesia, bisa dimulai dengan gugatan di atas tadi (atau sudah ada ya list-nya ?).

~Gundala Putra Petir~

About these ads

14 Responses to “Ketika Petir Menyambar Tower BTS”


  1. 1 sutan
    Kamis, 15-Mei-2008 pukul 11:59 am

    Dear Mas Didit

    Penjelasan mengenai kerusakan yang terjadi di sekitar area BTS oleh sambaran Petir sebenarnya sederhana sekali.
    Saya berani meng-klaim bahwa 99% kerusakan yang terjadi di rumah warga memang diakibatkan oleh sambaran petir yang menghantam TOwer BTS.
    Analisa teknisnya begini :
    -Tinggi Tower minimal 42 m, seblum ada tower ketinggial max dari area tersebut paling 8 m ( rumah 2 tingkat ). Sehingga ketika ada Petir pada area tersebut, katakanlah 10 KA. Berdasarkan rumus Golde
    dan Rolling Spare Theory, jarak sambaran petir kurang lebih 50 m. Jadi besar kemungkinan yang tersambar petir pada area tersebut adalah Tower
    -Material Tower pasti Metal.
    Ketika terjadi badai petir, semua material yang ada di bumi mengalami suatu proses yang disebut ionisasi ( berkumpulnya ion2 positif bumi pada bagian ujung sebuah material/melingkupi material). Dan material dengan bahan metal dengan konduktifitas tinggi serta bentuk tower yang mendukung high ionization, menyebabakan probabilitas tersambarnya tower akan semakin tinggi

    Ketikan petir menyambar Tower, effek2 petir yang akan terjadi adalah :
    – Sambaran langsung ( direct Striking ). Mengingat kontruksi dan kekuatan materila Tower, bisa dipastikan secara fisik tidak akan berpengruh apa2 terhadap Tower
    -Sambaran tidak langsung
    1. Galvanic Coupling ( Sambungan oleh Tanah )
    Pada saat petir menyambar, arus petir akan masuk ke bumi dan akan menyebabkan yang namanya GPR ( Ground Potential Rising ) atau kita kenal sebagai Kenaikan Tegangan Tanah. Luasnya cakupan GPR mencapai i km dari titik sambaran. Semakin dekat dengan titik sambaran GPR akan semakin besar
    Perangakat di dalam Shelter tidak mengalami keruskan karena telah memiliki Sistem Proteksi Petir ( Integrasi Grounding, Arrester, dll). Bagaimana dengan rumah/bangunan disekitar Tower ???
    2. Inductive Coupling
    Pada saat sambaran petir mengenai tower makan akan timbul medan elektromagnetic dengan kerapatan yang cukup tinggi. Dan akan menginduksi semua material dalam radius 1 km persegi. Lagi2 shelter tidak mengalami kerusakan karean susdah ada Arrester Pemotong tegangan. Bagaimana dengan kabel PLN, antena TV dan kabel telpon disekitar BTS?
    3. kapasitif Coupling
    Besrnya muatan petir yang mengenai tower menyebabkan terjadinya potentian diference anatara Tower dengan material disekelilingnya. Yang akan menyebabkan terjadinya loncatan energi ( discharge ). Kenapa material yang berada didlam BTS tidak apa2? Karean semua material yang ada didalam BTS telah ter-bonding (terikat)/terintegrasi satu sama lain. Mulai dari pagar,shelter,pintu shelter,rangka shelter, tower, tiang lampu. tiang listrik. Jadi jelas tidak ada beda potensial didalam BTS. Tapi bgaimana dengan material/orang diluar area BTS.

    Best Regard

    Sutan

  2. Kamis, 15-Mei-2008 pukul 12:20 pm

    Terima kasih atas penjelasannya Bung Sutan :)

  3. Senin, 26-Mei-2008 pukul 11:20 pm

    Wah.. thankz bgt Bung…

    Bahan buat makalahku tuh…

  4. Sabtu, 19-Juli-2008 pukul 1:23 pm

    apa itu gambar petir beneran?? kok kayaknya cuma editan biasa :S ???????????

  5. 5 miko
    Kamis, 23-Oktober-2008 pukul 11:46 am

    sip, bs buat referensi kerjaanq.mumpung aq kerja di tower.thenks bro sutan..

  6. 6 muji
    Selasa, 25-November-2008 pukul 7:20 pm

    maka dari itu harusnya setiap rumah di beri perangkat arde/grounding untuk mencegah kerusakan peralatan yang ada, karena sekarang ini banyak yang tidak menggunakannya. Pemasangan arde selain pencegahan dari bahaya petir juga bisa untuk penghematan pemakaian listrik boooo

  7. 7 sunarno
    Jumat, 22-Januari-2010 pukul 10:15 am

    Pak Sutan, misalkan sebuah tower lightning arrester setinggi 20m dan jaraknya hanya 4 meter dari belakang rumah. Jika terjadi sambaran petir, misalnya ada 3 orang pada saat itu (1 orang di dalam rumah, 1 orang berjarak 4 meter dan 1 orang lagi menyentuh tower), maka:
    1. Amankah mereka? (Diketahui R<5 ohm)
    2. Jika berpotensi bahaya, apa yang harus dilakukan?
    3. Berapa meter jarak amannya, jika permukaan hanya rumput dan tanah saja.

    Terima kasih atas jawabannya Pak.

    • 8 Sutan
      Jumat, 5-Februari-2010 pukul 2:51 am

      Mas Sunarno,

      Sebelumnya kita harus me-redefinisi telebih dahulu mengenai “Lihgtning Arrester”.
      Domain “Arrester” digunakan untuk menamai suatu perangkat (device) yang berfunsi untuk menurunkan/men-discharge arus petir atau memotong tegangan (voltage clamping) akibat sambaran petir. Bukan untuk perangkat yang digunakan sebagi titik sambaan petir.

      Saya yakin, yang Mas maksud dengan “Lightning Arrester” diatas adalah apa yang kita sebut sebagi Finial/Air Terminal/Splitzen yang terpasang di atas tiang/menara setinggi 20m. Dan kalo boleh saya menebak, Air Terminal yg terpasang adalah jenis Early Streamer Emission (ESE) atau lebih dikenal sebagi Anti Petir Aktif.

      Sebagai informasi, semua Sistem Proteksi Petir Ekternal ( terdiri dari Finial, DOwn Conductor dan Grounding ) adalah Pasif. Jadi sebuah kebohongan besar kalau ada suatu pabrikan, bahkan ilmuan sekalipun yang meng-klaim bahwa Finial yang mereka jual/ciptakan adalah Proteksi Petir Aktif.

      Mohon maaf ya Mas, kalo agak sedikit ngelantur. Tapi ini semua mesti diperjelas agar kita memiliki Presepsi yang benar mengenai Sistem proteksi Petir.

      Untuk pertanyaan Mas

      1,2 dan 3 Tidak ada satupun ahli/ilmuan/perangkat yang bisa menjamin 100% untuk proteksi terhadap manusia yang berada di luar ruangan. Jadi sebaiknya, ketika akan terjadi sambaran petir, sebaiknnya kita mencari tempat berlindung yang aman. Contoh : Rumah dengan konstuksi beton dan lebih bagus lagi kalau telah memiliki Proteksi Petir Ekternal.
      Bukan gubuk dengan material Bambu atau kayu (ini sangat berbahaya !!!!!).
      Kalaupun ternyata tidak ada tempat bagunan, berlindunglah pada bagian tanah dengan contur yang lebih rendah dengan posisi badan jongkok dan kedua kaki serapat mungkin.

      Source : http://www.lightningsafety.noaa.gov/

      Note : Kualitas grouding bukan ditentukan oleh nilai tahanan tanah (resistansi), tapi oleh seberapa luas area grounding yang mampu kita buat. Logika teknis sederhananya: SEMAKIN LUAS AREA GROUDING YANG KITA BUAT MAKA GROUNDING AKAN SEMAKIN BAGUS. …Bukan semakin dalam ya Mas….
      Nilai Resistansi hanya digunakan sebagai parameter praktis, tp setelah parameter2 lainnya di-implementasikan dalam pembuatan grounding.

      Source :http://www.lightningsafety.com/nlsi_lhm/rtaf3.html

      Sincerely Yours,

      Sutan

  8. 9 dinanto
    Rabu, 24-Maret-2010 pukul 5:27 pm

    salam kenal mas sutan

    analisa anda menjadi pencerahan buat saya,karena saya kurang paham soal tersebut.
    yang ingin saya tanyakan adalah

    1. solusinya bagaimana agar hal tersebut tidak terjadi lagi atau minimal berkurang?
    2. apa kita harus melakukan perbaikan atau menambah material grounding padahal nilai grounding < 1 ohm?

    kebetulan saya bekerja di tower provider yang beberapa kali juga mengalami hal serupa.

    demikian disampaikan dan terima kasih atas pencerahannya

    salam
    dinanto

  9. 10 ojat
    Senin, 19-April-2010 pukul 1:09 am

    waw keren pembahaasanya, yang jadi masalahnya apakah provider tersebut tidak menyadari dengan pengahragaan terkonyol warga yang tlah membodohi sebuah perusahaan yang terbilang maju,dengan berbagai kerusakan yang tiak masuk akal itu,….. hahahahah jadi kocak kalau gw baca dua kali.

  10. 11 mas mumun
    Jumat, 14-Mei-2010 pukul 11:36 am

    jadi selama ini penduduk yg berada disekitar tower itu resiko terkena petir lebih besar walaupun sudah dipasang penangkal petir yang lebih canggih di tower.

  11. 12 alay cool
    Minggu, 16-Maret-2014 pukul 10:40 pm

    ap maksudnya gugagatan terkonyol. penilaian yg sangat bodoh. atas dasar apa anda membuat penilaian seperti itu.? jngn menilai dan coba berkomentar kalau ga tau apa pun tentang BTS dan petir. fakta di lapangan hingga detik ini membuktikan petir memang tidak menyambar langsung ke rumah warga. tapi petir yg menyambar BTS tsb lah yg menyebabkan grounding menyebabkan arus balik melalui bumi yg menyambar ke arde rumah warga yg menyebabkan hancurnya peralatan elektronik warga. kalau tidak percaya silahkan searching di google. jngn hanya jd tong kosong.
    dasar manusia bodoh…
    fakta ada karna bukti bukan seperti argumen anda tentang perhargaan stella award.

  12. Minggu, 11-Mei-2014 pukul 10:53 pm

    tpi setahu saya radius sambaran petir yang masuk ke arde/pertanahan kurang lebih 20 m dari titik penanaman anti petir tersebut,jd secara logika kalau jarak antara rumah kita ke tower 10 m,dan rumah kita pasang arde/grounding ke tanah,maka secara otomatis pertanahan/grounding rumah kita terkontaminasi dong!!!
    apa akibatnya?
    akibatnya barang-barang elektronik yang masih menempel kesumber tegangan akan refleks dong dengan pertanahan akibat petir tersebut
    akibatnya ya itu,rusaknya peralatan tersebut,bahkan bisa meledak

    jd saran saya kalau bisa ,jauhilah pendirian rumah dekat tower minimal kurang lebih(lebih dari 20m dari tower)
    tpi kalau tak bisa apa boleh buat
    satu-satunya jalan ya,buat suatu perjanjian dengan pemilik tower tentang perihal suatu saat nanti akan terjadi bahaya dari sambaran petir tersebut

    dan sebagai saran,kalau rumah kita memasang anti petir,JANGAN SEKALI-SEKALI MENCOUPLE ANTI PETIR DENGAN GROUNDING RUMAH,HARUS DIPISAH DEMI MENGHINDARI KEJADIAN YANG TAK DIINGINKAN


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kategori

Pengunjung

Blog Stats

  • 300,830 hits

Yang Lagi Baca Cingciripit

website stats

Yahoo! ID : king_mercury95

Kalendar

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Arsip


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: